Setelah berpamitan, berjabat tangan dan saling bertukar ciuman di pipi dengan para akhwat, aku yang akhirnya memutuskan untuk pulang besok Senin, karena ngga mungkin berani juga pulang siang itu sendirian karena mas Rauf ternyata ingin lebih berlama berada di Jogja rupanya, jadilah aku manut , dan mengikuti rencana dadakan yang dia adakan. Rencana pertama, aku dan mas Rauf akan ikut bunda Tita dan mba Mab yang keberangkatan keretanya masih nanti malam. Entahlah setelah itu akan bagaiaman, yang jelas, kita berdua nginthil aja gitu kayak itik ngekor induknya. Setelah mobil grab yang bunda Tita pesan datang, Aku, Bunda Tita, mba Mab, Valya dan mas Rauf segera masuk dan memasukkan barang-barang bawaan kami kedalam mobil. Mas Rauf duduk disamping pak kusir yang sedang bekerja, lah, kok jadi nyanyi :D Bukan, kita kan naik mobil, bukan naik delman istimewa, mas Rauf karena laki-laki sendiri, dia duduk didepan disamping bapak supir yang ramah, ya jelas saja, ini kan Jogja, terkena...
Life : Never Ending Story